Nuansa panorama dusun gaden dengan keindahan pemuda-pemudi harapan bangsa. Tekun, ulet, dan mempunyai etos kerja yang besar. Rajin beribadah dan berbakti pada orang tua menjadi pesona spiritual eksotisme dusun gaden.
Kesenian menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Berawal dari hoby gitaran dipinggir jalan melahirkan seniwan dan seniwati dengan karya - karya yang layak jual. Marawis, Campursari, dan Cokek merupakan karya - karya pemuda - pemudi dusun gaden.
Dusun gaden merupakan dusun dengan penduduk alkulturasi dari berbagai keturunan suku bangsa. Contohnya dari keturunan india, cina, maupun arab. Namun semua hidup dengan rukun di dusun gaden tercinta.
Penduduk gaden mempunyai kebiasaan selalu menjaga hubungan harmonis dengan alam. Penduduk yakin jika kita bersikap arif terhadap alam maka alam akan memberikan hubungan timbal balik berupa keselarasan dan keseimbangan.
Dusun Gaden juga kaya akan penganan khas. Banyak penganan yang berasal dari hasil tanam petani yang diolah menjadi cemilan - cemilan yang amat lezat. Misalnya, Engkix - engkix, Sawut, Tiewoel, maupun karak gendar dari sisa nasi yang tidak habis. Sayang ketrampilan penduduk ini kurang mendapat respon dari pemerintah daerah sehingga hanya berkembang sebagai makanan penduduk saja.
Gaden terletak di sebelah timur kecamatan mojogedang ,dengan kepala dusun atau kadus Bapak SUKOCO. Gaden terdiri dari dua wilayah yaitu Gaden (RT 2-4) dan kersan(RT.1). Dari pasar mojogedang menuju jalan mojogedang-karangpandan , pasti anda akan melihat lapangan sepak bola serta makam disebelah kiri jalan dan disitulah Kersan yang merupakan bagian dari dusun Gaden. lurus terus melewati sawah anda akan menjumpai sebuah warung mie ayam serta gapura pintu gerbang masuk Dusun Gaden.